News
Loading...

Penjelasan Mengapa Kata Pertama yang Diucapkan Bayi adalah “Mama” dan “Papa”?

Penjelasan Mengapa Kata Pertama yang Diucapkan Bayi adalah “Mama” dan “Papa”? - Orangtua mana yang tidak bahagia saat mendengar anak bayi mereka akhirnya bisa memanggil mama dan papa? Ternyata, ada alasan ilmiah di balik kemampuan bicara bayi di fase awal ini.

Mungkin kita berpikir, bayi lebih lancar mengucapkan kata “Mama” dan “Papa” dikarenakan orangtua merupakan sosok paling dekat dan paling sering berada di sekitar bayi. Ternyata, pemikiran tersebut keliru. Berikut uraiannya.

Para peneliti mempelajari perkembangan otak 22 bayi yang baru lahir dan berusia dua hingga tiga hari. Dalam sebuah ruangan, mereka diperdengarkan sejumlah kata-kata rekayasa. Beberapa memiliki kata yang berima, seperti “Mubaba” dan “Penana”. Lalu, mereka juga diperdengarkan kata-kata yang tidak berima, seperti “Mubage” dan “Penaku”.

Penjelasan Mengapa Kata Pertama yang Diucapkan Bayi adalah “Mama” dan “Papa”?

Hasilnya, saat kata-kata berima diperdengarkan, akvitias otak bayi mengalami meningkatkan di area  temporal dan bagian kiri depan. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi saat kata-kata tidak berima diperdengarkan. 

Salah satu peniliti, Judit Gervain, yang berasal dari University of British Colombia, menganjurkan metode yang mengatakan bahwa kata berima dan berulang lebih mudah diingat oleh bayi dibandingkan kata-kata kompleks. Selain itu, berdasarkan aktivitas otak yang berhasil didokumentasikan, kata-kata berima membuat bayi merasa senang seperti sedang diajak bermain-main.

“Mungkin secara tidak langsung, temuan ini menjawab mengapa panggilan orangtua di beberapa negara menggunakan dua kata yang berulang-ulang atau setidaknya berirama. Orang Italia menggunakan ‘Papa’ untuk ayah, dan orang Hungaria menyebut kakek dengan nama ‘Tata’, dua panggilan itu adalah contohnya,” ujar Gervain.

“Pusat bahasa dalam otak pada mereka yang non-kidal berlokasi di otak bagian kiri,” pungkasnya.

“Ini sangat konsisten dengan hasil penemuan kami bahwa bayi yang baru lahir memiliki kemampuan untuk memungkinkan mereka melihat dan belajar bahasa ibu secara sistematis dan efisien,” imbuhnya sebagai penutup pada paparan hasil studi yang dilansir oleh The Journal Proceedings of the National Academy of Sciences.


Share on Google Plus

About Awidya Firsiades Alin

Aktif di blogger sejak 2013, Postingannya bukan hasil ngetik sendiri tapi yang penting bisa bermanfaat untuk yang nyasar berkunjung ke blog tips wanita.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar