News
Loading...

Stop Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud, Ini Caranya yang Benar

Stop Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud, Ini Caranya yang Benar - Orang umumnya membersihkan kotoran telinga menggunakan cotton bud atau stick khusus pembersih telinga. Kebiasaan mengorek menggunakan cotton bud atau perangkat keras ternyata justru berdampak buruk bagi kesehatan telinga dan berpotensi merusak gendang telinga yang bisa mengurangi pendengaran.

Cairan berwarna kekuningan yang kerap muncul saat Anda mengoreknya dengan cotton bud sering disebut dengan earwax atau tahi telinga. Cairan tersebut terbentuk dari campuran cerumen --kelenjar minyak yang diproduksi tubuh untuk menjaga kelembaban kulit-- dan sel-sel kulit mati. Telinga Anda sebenarnya bisa membersihkan dirinya sendiri dengan mendorong kotoran telinga keluar dari lubang.

Stop Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud, Ini Caranya yang Benar

Ketika Anda membersihkannya dengan cotton bud atau kapas, bisa mengganggu proses pembersihan kotoran dan justru membuat kotoran bertambah banyak. Terlebih lagi, mengorek lubang telinga menggunakan cotton bud akan mendorong kotoran lebih ke dalam sehingga mengakibatkan penumpukan. Akibatnya, kotoran jadi mengeras dan menyumbat lubang telinga. Pada kondisi ini kotoran pun harus dikeluarkan dengan bantuan dokter.

Pembersihan menggunakan metode ear candling (menggunakan panas lilin) pun bukan solusi yang tepat. Begitu juga dengan semprotan telinga atau air. Ahli kesehatan telinga dari Rumah Sakit Mount Sinai, Ana Kim, M.D., menjelaskan ear candling dilakukan dengan menempatkan lilin cekung dan berongga tepat di atas lubang telinga. Lilin dinyalakan, dan panas dari lilin diharapkan bisa menyedot kotoran keluar dari telinga. Namun dijelaskan Ana, panas dari lilin berpotensi membakar gendang telinga.

"Ada kemungkinan sisa cairan lilin tertinggal di telinga dan malah lebih menimbulkan masalah," tutur Maria Suurna, M.D., asisten profesor kesehatan telinga di Weill Cornell Medical College, seperti dikutip dari Women's Health USA.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk membersihkan kotoran telinga? Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, telinga manusia dirancang untuk bisa membersihkan dirinya sendiri. Anda boleh saja tetap menggunakan cotton bud, begitu kotoran telinga telah keluar dengan sendirinya, cukup bersihkan di dekat lubang telinga tapi jangan sampai masuk atau mengorek hingga dalam.

Alternatif lain adalah menggunakan obat tetes telinga yang mengandung hydrogen peroxide. Zat ini akan membuat kotoran telinga lebih encer sehingga mudah dikeluarkan hanya dengan memiringkan kepala. Disarankan menuangkan satu hingga dua tetes cairan hydrogen peroxide 10 menit sebelum mandi. Namun sebaiknya tidak terlalu sering, cukup satu bulan sekali dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter THT agar lebih aman.

Sel kulit mati yang terkelupas di dalam telinga terkadang juga bisa mengganggu penampilan dan terlihat tidak bersih. Anda bisa menghilangkan penampakan kulit kering pada telinga yang terlihat bersisik dengan meneteskan mineral oil di sekitar lubang telinga untuk membantu melembabkannya. "Seperti memakai pelembab untuk kulit tubuh," ujar Maria.

Jika Anda pernah bermasalah dengan telinga, misalnya pernah melakukan pengobatan THT atau operasi di sekitar daerah telinga maka jangan sekali-kali membersihkan bagian dalamnya. Cukup bersihkan bagian luar menggunakan handuk basah. Pembersihan sebaiknya dilakukan oleh dokter ahli. Kunjungi dokter spesialis THT Anda secara berkala setidaknya enam bulan sekali.
Share on Google Plus

About Awidya Firsiades Alin

Aktif di blogger sejak 2013, Postingannya bukan hasil ngetik sendiri tapi yang penting bisa bermanfaat untuk yang nyasar berkunjung ke blog tips wanita.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar