News
Loading...

Metode Pelangsingan Tubuh yang Populer di 2014, Diet Mayo dan 'Makan Cairan'

Metode Pelangsingan Tubuh yang Populer di 2014, Diet Mayo dan 'Makan Cairan' - Keinginan untuk memiliki tubuh langsing dan sehat membuat banyak orang mencari metode diet terbaik yang bisa menunjukkan hasil yang cepat dan signifikan. Berbagai cara pun dicoba, mulai dari membatasi makan nasi hingga hanya mengonsumsi cairan. Ini beberapa tren diet yang banyak digemari di 2014 yang dihimpun Wolipop dari berbagai sumber.


1. Gluten-Free

Berdasarkan pencarian di Google pada 2014, diet bebas gluten menjadi kata kunci yang yang banyak dicari. Metode diet ini adalah mengurangi konsumsi gluten yaitu protein yang ada di gandum, kue-kue dan oat. Pada sebagian orang yang sensitif atau alergi terhadap gluten, protein ini bisa membuat perut terasa kembung atau gangguan pencernaan lainnya. Maka diet bebas gluten pun disarankan untuk dijalani oleh orang-orang yang bermasalah pada sistem pencernaan. Namun belakangan diet ini menjadi populer karena dianggap bisa bantu turunkan berat badan. Salah satu selebriti yang ikut memopulerkannya adalah Gwyneth Paltrow. Sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa diet bebas gluten bisa menurunkan berat badan.

Metode Pelangsingan Tubuh yang Populer di 2014, Diet Mayo dan 'Makan Cairan'

2. Diet Mayo
Diet mayo merupakan metode makan yang sangat membatasi konsumsi karbohidrat dan garam. Diet ini terkenal sebagai metode pengaturan makan yang efektif turunkan berat badan secara cepat. Diet ini umumnya dilakukan untuk menurunkan berat badan. Pola makan ini berfokus pada konsumsi protein tinggi termasuk daging merah, ayam, ikan, telur dan beberapa sayuran non-pati. Dalam sehari, pelaku diet hanya diperbolehkan mengonsumsi 50-150 gram karbohidrat. Bahkan ada metode yang membatasi konsumsi karbo hanya 20-30 gram sehari, atau setara dengan satu lembar roti tawar. Diet mayo sebenarnya sudah cukup populer di 2013, namun di tahun ini makin banyak orang yang tertarik menjalani diet minim garam dan karbohidrat ini sehingga melahirkan banyak bisnis katering berbasis mayo (rendah karbohidrat, tanpa garam).

Menurut praktisi gaya hidup sehat dr. Phaidon L. Toruan, diet rendah karbohidrat tidak bisa berdiri sendiri. Dengan kata lain Anda harus memerhatikan juga kelengkapan nutrisi seperti vitamin dan mineral. Untuk itu, sebaiknya konsumsilah karbohidrat dalam jumlah yang tepat. Orang dewasa tetap memerlukan 45-65 persen karbohidrat dalam sehari atau sekitar 300 gram (8 porsi karbo, 1 cangkir nasi per porsi).

3. Clean Eating

Clean eating adalah gaya hidup yang meminimalisir atau sama sekali menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet, perasa buatan dan diproses pabrik. Pola makan ini menekankan pada penggunaan bahan-bahan segar, alami dan masih dalam bentuk aslinya (whole food) untuk diolah sendiri menjadi masakan di rumah. Bubuk penguat rasa digantikan dengan rempah-rempah segar, daging dan ikan kalengan diganti dengan yang masih segar dan baru dipotong dari pasar, serta sayuran dan buah-buahan segar yang berasal dari petani lokal. Clean eating juga tidak menggunakan makanan dalam kemasan, mengganti garam dapur dengan garam laut serta mengusahakan untuk memakai bahan makanan organik dengan penanaman ramah lingkungan, tanpa pestisida dan rekayasa genetik (metode rekayasa gen tanaman agar bisa panen sebelum waktunya). Di era munculnya media sosial, clean eating mulai populer khususnya di kalangan wanita dan ibu muda. Hal ini juga tak terlepas dari peran sejumlah selebriti yang menyerukan pentingnya makan sehat. Sebut saja Rosie Huntington-Whiteley, yang mengaku mendapatkan bahan makanan dari tumbuh-tumbuhan yang ditanam di pekarangan rumahnya sendiri.

4. Diet 5:2
Beberapa orang menyebutnya dengan 5:2 Diet, dan sebagian lagi hanya menamainya Fast Diet. Ide utama dari konsep ini adalah lima hari makan dengan asupan kalori normal (1800 - 2000 kalori per hari) dan dua harinya lagi berpuasa, atau hanya makan seperempat dari kebutuhan kalori harian. Kira-kira 500 kalori untuk wanita dan 600 kalori untuk pria. Metode ini pertamakali dilakukan oleh Michael Mosley, seorang jurnalis, dokter dan presenter TV setahun lalu. Tujuannya untuk meningkatkan kesehatannya. Tanpa disangka, berat badannya turun hingga lebih dari 9 kg dalam satu tahun. Diet 5:2 atau di Indonesia lebih dikenal dengan puasa Senin-Kamis juga dianjurkan oleh pakar nutrisi. Tujuannya untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, tidak sekadar untuk diet penurunan berat badan.

5. Diet Atkins
Seperti tahun sebelumnya, diet Atkins kembali menjadi pola makan untuk melangsingkan tubuh yang populer di 2014. Kim Kardashian menjadi salah satu selebriti yang 'bertanggungjawab' memopulerkan diet Atkins di tahun ini. Kim menjalani diet untuk kembali langsing pasca melahirkan anak pertamanya North West. Ia pun berhasil menurunkan berat badan sebanyak 22 kg dalam waktu delapan bulan. Diet Atkins adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi protein, seperti daging merah, telur, ikan dan kadang kulit gandum. Diet ini diluncurkan oleh Dr. Robert C. Atkins yang juga seorang kardiolog di awal tahun 70-an. Makanan berprotein tinggi bisa menurunkan kadar kalsium yang menyebabkan terjadinya osteoporosis. Selain itu, juga menimbulkan masalah konstipasi (sembelit), usus besar, ginjal atau naiknya kadar kolesterol.

6. Liquid Diet
Liquid diet, salah satu metode diet ekstrem ini selalu punya penggemar setiap tahunnya. Liquid diet merupakan cara penurunan berat badan dengan membatasi asupan makanan dalam bentuk padat dan menggantinya menjadi cairan. Metode liquid diet ini berbeda-beda, ada yang hanya mengonsumsi jus buah dan sayur atau shake untuk menggantikan makanan padat yang biasanya dimakan. Jus buah dan sayur atau shake ini bisa dikonsumsi tiga sampai empat kali sehari. Banyak pelaku diet ini mengakui berat badan mereka sukses turun dengan mudah. Penurunan berat badan ini terjadi karena ketika menjalani liquid diet kalori bisa berkurang dengan cepat. Namun pakar diet tidak menyarankan untuk melakukan liquid diet terlebih lagi dalam jangka panjang karena bisa menyebabkan malnutrisi dan menurunnya fungsi pencernaan tubuh.
Share on Google Plus

About Awidya Firsiades Alin

Aktif di blogger sejak 2013, Postingannya bukan hasil ngetik sendiri tapi yang penting bisa bermanfaat untuk yang nyasar berkunjung ke blog tips wanita.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Posting Komentar